Alpro - Pascal 5

Sabtu, 01 Februari 2014

Penyelesaian Kondisi dalam Pascal
Hampir setiap program yang kompleks mengandung suatu penyeleksian kondisi. Dengan menyeleksi suatu kondisi, program dapat menentukan tindakan apa yang harus dikerjakan, bergantung dari hasil kondisi yang diseleksi tersebut. Untuk menyeleksi suatu kondisi, di dalam bahasa Pascal dapat dipergunakan pernyataan IF dan CASE.
A.   Statement If Then Else
Struktur pernyataan IF dapat berupa If—Then atau If—Then—Else dengan bentuk umum:

Text Box: If <syarat_logika> Then Statemen1 Else Statemen2;
Atau 
If <syarat_logika> Then
Begin
Statemen1;
Statemen2;              blok jika syarat True
…            ;
End
Else
Begin
Statemen1;
Statemen2;             blok jika syarat False
…            ;
End;
Bentuk Proses (Flowchart) If Then Else :
Ungkapan adalah kondisi yang akan diseleksi oleh pernyataan If. Bila kondisi yang diseleksi terpernuhi, maka pernyataan yang mengikuti Then akan diproses. Sebaliknya, bila kondisi tidak terpenuhi, maka yang akan diproses adalah pernyataan berikutnya.
Contoh – contoh program if then else :

Contoh 1
 “ Program Hitung_Diskon “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal

 
Ø ScreenShoot Akhir

Contoh 2
 “ Menghitung Nilai_Mata_Kuliah “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal


 
Ø ScreenShoot Akhir
Contoh 3
 “ Program Administrasi_Mahasiswa “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal

 
 











 
Ø ScreenShoot Akhir
Contoh 4
 “ Program Jenis_Akar_Persamaan  “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal
Ø ScreenShoot Akhir

Contoh 5
 “ Program Menghitung_Nilai_Hambatan “

Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal

Ø ScreenShoot Akhir


B.   Statement Case Of
Pernyataan Case dapat berbentuk struktur Case—Of atau Case—Of…. Else. Struktur Case—Of mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan sejumlah pernyataan yang diawali dengan suatu label permasalahan yang mempunyai tipe sama dengan selector. Pernyataan yang mempunyai label permasalahan yang bernilai sama dengan nilai selector akan diproses sedang pernyataan yang lainnya tidak. Perberdaan dengan struktur If adalah bila pernyataan If menyeleksi suatu kondisi yang terpenuhi, setelah memproses pernyataan dalam lingkungan yang terpenuhi tersebut, proses penyeleksian masih dilakukan terhadap pernyataan If berikutnya yang lain. Sedang pada struktur Case—Of bila salah satu kondisi terpenuhi dan pernyataan tersebut telah diproses, selanjutnya pernyataanpernyataan yang lainnya dalam lingkungan Case tidak akan diseleksi lagi. Bentuk umum:
Text Box: Case ungkapan Of
daftar case-label1:pernyataan1;
daftar case-label2:pernyataan2;
daftar case-label3:pernyataan3;
daftar case-label4:pernyataan4;
. . .
. . .
daftar case-labeln:pernyataann;
End;
End;
Struktur Case—Of…Else merupakan pengembangan dari struktur Case—Of dan juga merupakan pengembangan dari standar Pascal. Pada struktur Case—Of bila tidak ada kondisi yang terpenuhi berarti tidak ada pernyataan di lingkungan Case—Of yang diproses. Dengan struktur Case—Of…Else, bila tidaka da kondisi yang terpenuhi, maka pernyataan yang akan diproses di dalam lingkungan Case—Of adalah pernyataan yanga da di Else. Bentuk Umum :
Text Box: Case ungkapan Of
daftar case-label1:pernyataan1;
daftar case-label2:pernyataan2;
daftar case-label3:pernyataan3;
daftar case-label4:pernyataan4;
. . . 
daftar case-labeln:pernyataann;
else
daftar case-labelsalah:pernyataansalah;

End;
End;
Bentuk proses (flowchart) Case Of secara Umum:
Contoh – contoh program Case Of :

Contoh 1
“ Program Pemilihan_Sub_Organisasi “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal




Ø ScreenShoot Akhir

Contoh 2
“ Program Toko Rizky “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal
Ø ScreenShoot Akhir

Contoh 3
“ Program Menetukan_Besaran_Pokok_dan_Besaran_Turunan_dan_Besaran_Tambahan “

Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal









Ø ScreenShoot Akhir

Contoh 4
“ Program Menghitung_Luas_dan_Keliling_Bangun “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal




Ø ScreenShoot Akhir

Contoh 5
“ Program Peserta_Kursus “
Ø ScreenShoot Script dalam Free Pascal


Ø ScreenShoot Akhir